shoutoshiro: (pause)
Title: Reveri dalam Sebuah Atensi
Genre: Romance
Rating: K
Fan-fiction type: Oneshot

Language: Bahasa Indonesia

Author: Shou Toshiro

Disclaimer: PSYCHO-PASS © Urobuchi Gen

Reveri dalam Sebuah Atensi

Kougami Shinya menarik Ginoza Nobuchika ke dalam pelukannya, tak mempedulikan lagi atensi-atensi yang ditunjukkan oleh orang di sekitar mereka.

“Ko-Kougami! Bodoh, apa yang kau lakukan?! Lepaskan!”

Pemuda berkacamata yang secara teknikal adalah korban tersebut meronta, berusaha melepaskan pelukan Shinya agar tidak menarik atensi orang banyak, tapi sepertinya sudah terlambat.

“Aku menyukaimu, Gino. Aku sangat menyayangimu.” Shinya berbisik pada Nobuchika. Suaranya terdengar memohon; jadi, seberapa ingin Nobuchika memukul kepalanya dan bicara bahwa sepertinya ada satu atau beberapa sekrup di kepala Shinya yang copot, ia tak dapat melakukan hal itu.

Nobuchika juga merasakan hal yang sama menyangkut Shinya; ia tak dapat menyangkalnya.

Merah buah persik menghiasi kedua pipi Nobuchika saat ia merasakan jemari-jemari Shinya mengelus lembut surai hitam legamnya, membuatnya semakin manis. Alisnya mengerut, mulutnya sama sekali tidak membentuk senyuman – melainkan membentuk sebuah garis miring.

Oh, andai Shinya melepaskan pelukannya lebih dulu dan melihat ini, ia pasti akan melakukan sesuatu pada Nobuchika yang akan menarik atensi orang lain lebih banyak. Setidaknya, Nobuchika bersyukur akan hal itu.

Nobuchika tahu Shinya menyukainya. Ia tahu Shinya menyayanginya. Ia tahu Shinya mencintainya. Ia tahu. Nobuchika tahu.

“Aku tahu, bodoh… Aku tahu.”

Shinya menutup kedua matanya dan tersenyum simpul. “Aku senang kau tahu.”

Pada akhirnya – mereka tak lagi mempedulikan atensi orang-orang di sekitar mereka, perlahan tenggelam dalam sebuah reveri. Tak perlu lagi ada kata yang bertukar di antara mereka.

Reveri yang nyata ini hanyalah milik mereka. Tak akan ada seorang pun yang dapat memasukinya, sekalipun kau seseorang bernama Makishima Shougo atau Tsunemori Akane. Tentu saja, akan selalu ada pengecualian. Ini klise, namun pengecualian ini tentu saja jatuh pada Kougami Shinya dan Ginoza Nobuchika.

Bagaimana? Tak perlu dijelaskan lebih jauh lagi, ‘kan?



A/N: Short, plotless, fluffy thing I wrote out on a whim. May be an AU, may not be an AU, depending on how you would like to see it.
shoutoshiro: (attraction)
Title: Living a Life
Rating: K

Language: Bahasa Indonesia

Author: Shou Toshiro

Living a Life

Aku menyaksikan kehidupan, aku melihat hal-hal indah.

Dalam alunan harmoni dan getaran warna yang nyata,
Ikatan antara kau dan aku.

Aku ingin kau memiliki mata ini, dan sebagian dari pikiranku, sehingga kau dapat memahamiku.

Bersama-sama, kita akan hidup.

Menikmati semua yang ditawarkan oleh kehidupan.



A/N: Tolong abaikan judulnya. orz
shoutoshiro: (nonon)
Title: Believing in My Own Strength
Rating: K

Language: Bahasa Indonesia

Author: Shou Toshiro

Believing in My Own Strength

Apakah kau tahu rasanya bisa tersenyum dan tertawa dengan bebas?

Apa kemampuan yang kumiliki untuk membuat hidupku alasan untuk berada di sini?

Aku putus asa mencoba, untuk meraih sesuatu yang istimewa. Aku berusaha keras agar layak berada di sini.

Pada saat harapan tak berguna dan keraguan menyelimuti pikiranku; aku takut akan kehilangan diriku sendiri.

Aku harus percaya. Aku harus percaya akan kekuatanku; dalam nilaiku sendiri agar aku bisa terus melangkah ke depan, ketika hari menjadi abu-abu.

Bitter

Apr. 24th, 2013 04:55 pm
shoutoshiro: (shio)
Title: Bitter
Rating: K

Language: Bahasa Indonesia

Author: Shou Toshiro

Bitter

Duniaku dipenuhi dengan cahaya yang bersinar dengan terang.

Di antara cahaya-cahaya itu, cinta pasti akan tumbuh.

Seberapa ingin aku kembali ke masa lalu pun, aku tak dapat kembali.

Aku berusaha menguatkan diriku; tertawa juga; namun, semuanya tumpah begitu saja dari dalam hatiku, tak dapat berhenti; terus berulang-ulang.

Cahaya-cahaya terang yang dulu menyinari kita, kenangan kita, kota ini, kini sudah menghilang.

Aku hanya ingin tertawa di sampingmu sedikit lagi.

Aku hanya ingin berada di sisimu sedikit lagi, tapi



A/N: Terinspirasi oleh lagu bitter oleh keeno yang dinyanyikan oleh Hatsune Miku.

Fix

Apr. 19th, 2013 12:36 pm
shoutoshiro: (eh)
Title: Fix
Rating: K

Language: Bahasa Indonesia

Author: Shou Toshiro

Fix

Kita menjalani kisah cinta yang canggung, hanya dengan berpegangan tangan saja dapat membuat kita senang.

Berada di sisimu adalah satu-satunya yang kuinginkan.

Hanya dengan berada di sisimu, aku merasa bahwa aku dapat melewati semuanya dengan mudah.

Namun, tanpa kusadari, kau sudah begitu jauh.

Aku jatuh cinta kepadamu sekali lagi, dan semuanya terasa sakit.

Sudah berapa kali aku jatuh ke dalam lubang yang sama? Aku bertanya dalam hati.

Aku bahkan tak tahu malam datang begitu cepat.

Aku menangis. Kau tidak menyadarinya.

Aku memanggil namamu lagi dan lagi.

Walau terasa menyakitkan, aku masih mencintaimu. Aku jatuh cinta padamu.

Suaramu menggema di dalam hatiku.

Aku mengulurkan tanganku, mencoba untuk meraihnya.

Aku berusaha untuk bertahan, aku selalu berusaha.

Sebentar lagi akan hilang, bukan? Namaku yang terukir dalam hatimu.

Malam datang menyelimuti seluruh tubuhku yang bergetar. Aku tak dapat melihat apa-apa, aku memanggil namamu. Sakit.

Ini sangat menyakitkan. Walaupun begitu, aku, dengan bodohnya masih mencintaimu.

Aku jatuh cinta padamu.



A/N: Terinspirasi dari lagu fix oleh keeno yang dinyanyikan oleh Hatsune Miku. Revisi sekaligus versi cerita yang lebih panjang bisa dibaca di Wattpad (username: ArchaicAlchemy)!